NAMA                         : RAHAYU SRI

NPM                            : 15209853

KELAS                          : 2 EA 13


KONSEP DASAR TENTANG KOPERASI

Aliran koperasi

A. Aliran Yardstick

1. Dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut perekonomian Liberal.
2. Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan dan mengoreksi
3. Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi di tengah-tengah masyarakat. Maju tidaknya koperasi terletak di tangan anggota koperasi sendiri
4. Pengaruh aliran ini sangat kuat, terutama dinegara-negara barat dimana industri berkembang dg pesat. Spt di AS, Perancis, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dll.

B. Aliran Sosialis
1. Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, disamping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi.
2. Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia

C. Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
1. Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
2. Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat
3. Hubungan Pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (partnership)”, dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.

LATAR BELAKANG KOPERASI

Sejarah kelahiran dan berkembangnya koperasi di negara maju (barat) dan negara berkembang memang sangat diametral,, Koperasi yang didirikan pertama kali yaitu koperasi perkreditan yang bertujuan untuk membantu rakyatnya yang terjerat hutang dengan rentenir. Dengan adanya koperasi diharapkan akan dapat meringankan beban rakyat terhadap hutang yang lebih menyengsarakan rakyat akibat bunga yang terlalu tinggi.Sementara itu pergerakan nasional untuk mengusir penjajah tumbuh di mana-mana. Kaum pergerakan pun dalam memperjuangkan mereka memanfaatkan sektor perkoperasian ini.

SEJARAH LAHIRNYA KOPERASI

1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini. Th 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit
1862 dibentuklah Pusat Koperasi Pembelian “The Cooperative Whole Sale Society (CWS)
1818 – 1888 koperasi berkembang di Jerman dipelopori oleh Ferdinan Lasalle, Fredrich W. Raiffesen
1808 – 1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze
• 1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional

NAMA-NAMA TOKOH KOPERASI YANG KITA KETAHUI SEPERTI :

Dr.C.C. Taylor

Intenational Labour Office (ILO)

-Margaret Digby

Dr. C.R Fay

Dr. G. Mladenata

H.E. Erdman

Frank Robotka

Dr. Muhammad Hatta


KOPERASI DI PERUMAHAN

Berdasarkan laporan hasil pencapaian dalam rT Ke-1, dilaporkan perkembangan KOPERASI  per tanggal 31 Maret 2009 adalah sebagai berikut :

  • Jumlah Anggota : 43 Orang.
  • Jumlah Nilai Asset : Rp. 13.654.025,-
  • Jumlah Simpanan Anggota : Rp. 10.915.000,- (terdiri dari : Simpanan Pokok = Rp. 430.000, Simpanan Wajib = Rp. 2.115.000, dan Simpanan Sukarela = Rp. 8.370.000,-).
  • Jumlah SHU = Rp. 2.739.025,- (melebihi dari target yang ditetapkan, sebesar Rp. 1.500.000,-).
  • Saldo Kas = Rp. 7.285.525,-.
  • Saldo Bank = Rp. 1.300.000,-.
  • Piutang Usaha = Rp. 4.395.100,-
  • Persediaan Barang = Rp. 673.400,-.

Adapun Bidang Usaha yang telah berkontribusi terhadap SHU tahun ke-1 adalah :

  • Simpan Pinjam.
  • Kolektif Pembayaran Listrik.
  • Kolektif Pembayaran Telepon.
  • Kolektif Pembayaran Rumah.
  • Penjualan Sembako (beras, minyak, gula, air mineral, dll)
  • Penjualan susu sapi murni.
  • Kredit Penjualan Barang Alat Rumah Tangga dan elektronik.
  • Dan lain-lain.

SHU dibagikan secara proporsional sesuai dengan peruntukannya, sbb :

  • SHU Dana Cadangan : Dicatat sebagai keuntungan Koperasi.
  • SHU Dana Anggota : Dibagikan langsung kepada anggota.
  • SHU Dana Pengelola : Dibagikan kepada para pengelola/pengurus.
  • SHU Dana Kemitraan : Diberikan sebagai tambahan Kas RT.02/12.
  • SHU Dana Pendidikan : Dialokasikan untuk pendidikan para anggota.
  • SHU Dana Sosial : Dialokasikan untuk kegiatan sosial anggota.

Ketua  HARRY yang juga merupakan Ketua RT.02/12, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, untuk tercapainya VISI sebagai “Usaha Membangun Warga Mandiri”,  menetapkan  program jangka panjang yang akan dilaksanakan secara bertahap sebagai berikut :

  • Tahun ke-1 : adalah tahun pembelajaran. Dimana  melaksanakan pembenahan dalam hal pencatatan keuangan dan penjajagan bidang-bidang usaha baru.
  • Tahun ke-2 : adalah tahun pengembangan. Dimana akan melakukan diversifikasi usaha-usaha baru.
  • Tahun ke-3 : adalah tahun pemantapan. Dimana diharapkan telah memiliki  bidang usaha yang dapat diandalkan untuk menghasilkan laba yang optimal, dan kesadaran warga dalam hal berkoperasi akan lebih meningkat.
  • Tahun ke-4 : adalah tahun kemandirian, dimana semua Anggota akan terbebas dari pembayaran simpanan wajib bulanan (Pembayaran simpanan wajib  dibatasi hanya selama 3 tahun).

Semoga keberhasilan di tahun ke-1 dapat menjadi pemicu bagi Warga RT.02/12 untuk terus meningkatkan kerjasama dan partisipasi dalam berbagai program yang akan digulirkan oleh . Dengan demikian maka diharapkan interaksi warga pun akan semakin meningkat serta suasana kekeluargaan dan gotong royong yang menjadi azas Koperasi pun dapat tercapai. Amiin…