Pancuran bambu di taman memiliki manfaaat. Selain suara aliran air yang menenangkan jiwa, aksesoris taman ini yang satu ini juga menularkan ketenangkan disekitarnya. Tapi? Jangan sembarangan menempatkan dilingkungan rumah, karena salah – salah rumah terasa nyaman dan sejuk, tapi justru mendatangkan aura negatif. Ada sebaiknya pancuran bambu diletakan diujung rumah atau diujung belakang rumah. Selain lebih baik dari system estetika ruang, dari segi fengshui, hal ini juga dipercaya dapat menolak aura negative.

Tak hanya itu, Pancuran bambu ternyata juga bisa mendapatkan hoki jika di tempatkan ditengah ruangan. Tapi posisinya harus benar – benar ditengah. Misalnya mau diletakan dihalaman teras, harus benar – benar di centernya. Jangan ditempatkan didepan pintu, nanti hokinya malah terhalang, begitupun jika ingin diletakan di dalam rumah,Pancuran bambu ini sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Sejak dulu masyarakat di Indonesia sudah akrab dengan aksesoris ini. Ada yang menggunakan sebagai dekorasi rumah, ada juga yang memanfaatkan mengusir ular di kolam ikan (empang).

Bagi orang – orang yang memiliki jenis rumah tropis, banyak menggunakan kaca, pancuran bambu ini juga sangat tepat di pakai sebagai salah satu alternative dekorasi. Sifat dingin bambu dapat memberikan keseimbangan pada kesan panas yang ditimbulkan pada kaca. Tiap rumah cukap memiliki satu pancuran bamboo, jika memang rumah cukup besar, sah – sah saja menambahkan lebih dari satu. Yang penting tidak meletakan ditempat yang tidak semestinya.

Merawat pancuran bambu tidaklah sulit, cukup membersihkanya sekali – sekali jika dirasa airnya sudah kotor atau keruh, dan kondisi potnya berlumut. Karena pembuatanya memang cukup mudah dan murah. Namun sebelum membuatnya sendiri terlebih dahulu memperhatikan hal – hal berikut ini

1.  Sebisa mungkin, carilah jenis dan kualitas bambu yang bagus, karena makin berkualitas bambu akan bertahan lama. Usahakan pilih jenis bamboo hitam dan betong jika ingin membuat pancuran bamboo yang besar.

2.  Pilih bamboo yang tua dan dipanen atau ditebang. Biasanya bamboo yang ditebangkan di luar bulan kualitasnya kurang baik.

3. ika ingin bamboo yang lebih berwarna, kita busa mewarnainya, Tidak disarankan menggunakan bamboo warna kuning, karena bamboo ini memiliki karakter kulit yang lebih tipis, dan takutnya tidak bertahan lama di air.

4. Jenis gentong, keramik, dan ukuran pot, sesuai dengan selera kita, yang penting jangan sampai pot bocor.

5. Pada saat membuat pancuran bamboo, usahakan kondisi kejiwaan kita sedang stabil. Karena pembuatan pancuran ini menggabungkan 2 unsur, yaitu unsure manusia dan unsure alam. Jadi jika saat membuat pancuran ini pastikan kita sedang dalam mut yang baik