• Judul : penyebab kasus penggangguran di masyarakat

>> Nama pengarang      : abdul guforri

>> tahun  : 2011

  • Tema      : Penggangguran di indonesia
  • Latar belakang
  1. Fenomena     : Pengangguran atau dengan kata lain tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
  2. Riset   :1. Persoalan mental.
    2. kurangnya kesejahteraan hidup.
    3.kodisi Lingkungan
  3. motivasi      :Mengingat data pengangguran pemuda masih cukup tinggi, apabila tidak memperoleh perhatian yang serius akan mengakibatkan masalah sosial yang cukup tinggi pula. Beberapa masalah sosial yang diakibatkan oleh tingginya pengangguran diantaranya penyalahgunaan narkoba, kriminalitas, pergaulan bebas, premanisme, trafficing, dan lain sebagainya. Kondisi tersebut akan mengganggu pembangunan di segala bidang dan stabilitas nasional
  • Masalah

orang yang mengganggur biasanya otaknya sering kali tidak di pakai sehingga menimbulkan emosi karena peluang penggangguran di dalam pendidikan sangat rendah yang selalu tergantung pada orang lain atau tidak mandiri

  • tujuan penelitian

Untuk mengatasi hal tersebut maka pemerintah melaksanakan dengan dua jalur solusi, yaitu Pendidikan Formal yang salah satunya diberikan pelayanan oleh PoliMedia. Kedua, Program Kewirausahaan Pemuda deangan cara untuk memberikan kesempatan belajar (langsung) bagi pemuda usia produktif agar memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan yang ditopang oleh sikap mental kreatif, inovatif, profesional, bertanggung jawab, serta berani menanggung resiko dalam mengelola potensi diri dan lingkungannya sebagai bekal untuk peningkatan kualitas hidupnya.