Karangan ilmiah, Semi ilmiah, Non ilmiah

Nama     : Rahayu sri

Kelas      : 3ea13

Npm        : 15209853

 

I. Latar Belakang Masalah

Dijaman yang sudah modern ini banyak aktifitas yang dilakukan oleh manusia. Salah satunya yaitu dengan menulis. Menulis bagi sebagian kalangan mahasiswa adalah suatu keharusan sebagai rutinitas sehari- hari yang sering dilakukan. Menurut sebagian orang kebebasan berekspresi dengan menulis dapat dittuangkan dengan baik, tentunya untuk hal yang lebih bermanfaat. Adapun tulisan memiliki banyak bentuk salah satunya yaitu karangan. Karangan adalah penulisan yang bersifat ilmiah, semi ilmiah dan non ilmiah. Perbedaan karangan dapatdilihat dari keknik penulisan dan ciri masing –masing karangan yang memiliki khas tersendiri, Maka dalam tulisan ini dijelaskan tentang perbedaan karangan yang dilihat dari ciri masing-masing karangan.

II. Permasalahan

Apa pengertian dari karangan ilmiah, semi ilmiah, dan non ilmiah ?
Apa ciri-ciri karangan ilmiah dan non ilmiah?

III. Pembahasan Masalah

1.Karangan Ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan dengan penulisan yang baik dan benar. karya tulis ilmiah dapat berwujud dalam bentuk makalah (dalam seminar atau simposium), artikel, laporan praktikum, skripsi, tesis, dan disertasi
Ciri-ciri karangan Ilmiah :
• Menyajkan fakta objektif secara sistematis
• Penulisan cermat, tepat dan benar serta tidak membuat terkaan
• Tidak mengejar keuntungan pribadi
• Sistematis
• Tidak menonjolkan perasaan
• Tidak memuat pandangan-pandangan tanpa pendukung
• Tidak Persuasif
• Tidak Argumentatif
• Tidak Melebih lebihkan sesuatu

Jenis-jenis karangan ilmiah yaitu:

•Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasar pendapat orang lain.
•Tesis: karya tulis ilmiah yang menggunakan fakta objektif berdasarkan aplikasi dan sifatnya lebih mendalam daripada skripsi.
•Disertasi: karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasar data dan fakta dengan menggunakan analisis yan terperinci.
•Makalah adalah kertas kerja yang penyampaiannya secara langsung karya dan menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif.

2.Karangan Semi Ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan. Penulisannyapun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah. Penulisan yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya tekhnis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi Jenis karangansemi ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam opini, editorial, resensi, anekdot, hikayat, dan karakteristiknya berada diantara ilmiah.

Contoh Wacana Semi Ilmiah

Jakarta – Perombakan menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II tinggal menghitung hari. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengungkapkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mengantongi nama-nama calon menteri barunya.“Semua (nama calon menteri-red) sudah ada di kantong beliau,” ujar Anas di sela-sela menyaksikan turnamen Volly ‘Saan Mustopa Cup’ di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, sebagaimana rilis yang diterima detikcom, Minggu (2/10/2011). Anas mengatakan, Presiden sudah menyatakan bahwa ia akan melakukan penyegaran kabinet dan untuk itu Partai Demokrat mempersilakan Presiden memilih siapa figur yang dinilainya tepat untuk membantu.Jadi perombakan kabinet ini konteksnya untuk peningkatan kinerja. Siapa pun orangnya, kita serahkan kepada Presiden,” kata mantan anggota Komisi Pemilihan Umum ini. Anas kembali mengingatkan bahwa perombakan kabinet itu hak prerogatif presiden, yang tidak perlu dipolemikkan secara berlebihan. Partai Demokrat, katanya, akan mendukung semua nama calon menteri yang telah dipilih presiden karena presiden pasti mempunyai pertimbangan yang matang sebelum memilih seseorang. Ditanya soal sejumlah kader Partai Demokrat di kabinet yang banyak dinilai negatif masyarakat, Anas justru berpendapat sebaliknya. “Kader kami sudah sangat baik,” ujar Anas membela. Namun yang jelas, kata Anas, pasca perombakan kabinet nanti para menteri dituntut agar semakin produktif dan mampu menerjemahkan berbagai program kerja pemerintahan dengan baik dan efisien.

3.Karangan Non Ilmiah (Fiksi) adalah Satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Karangan non-ilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya formal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis
contoh karya tulis non-ilmiah yaitu cerpen, puisi, novel, komik dll.

Ciri karangan non ilmiah:
a) Bersifat persuasif
b) Ditulis berdasarkan fakta pribadi
c) Fakta yang disimpulkan subyektif
d) Bersifat imajinatif
e) Gaya bahasa konotatif dan populer
f) Situasi didramatisir
g) tidak memuat hipotesis
h) Penyajian dibarengi dengan sejarah

Karya nonilmiah bersifat

(1) emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
(2) persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative
(3) deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
(4) jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.

Jenis-jenis yang termasuk karya non-ilmiah
• Dongeng
• Cerpen
• Novel
• Drama
• roman.

IV. Simpulan
Perbedaan karangan ilmiah, non ilmiah dan semi ilmiah daat dilihat dari teknik penulisan masing-masing karangan yang memiliki ciri khas tersendiri yang membedakan antara yang satu dengan yang lainnya. Sehingga memudahkan kita untuk membedakannya

http://indraharja.wordpress.com/2011/10/03/contoh-wacana-bahasa-indonesia-pada-tataran-semi-ilmiah/

http://daudp65.byethost4.com/mki/mki7.htm

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/karangan-ilmiah-karangan-semi-ilmiah-dan-karangan-non-ilmiah/

http://ami26chan.wordpress.com/2011/03/08/karya-non-ilmiah/