Halaman ini berisi tugas tentang bagaimana si penulis (saya) diumpamakan sebagai Manager dari sebuah band yang mempunyai dua album dan sudah masuk dalam chart musik nasional, Sebagai manajer: bagaimana saya harus mengembangkan karier band ini dengan tidak melanggar etika bermusik dan etika lainnya?

  1. Analisis video clip Watch “platinoem.mp4″ on YouTube
  2. Analisis video clip Watch “Platinoem Biarkanlah” on YouTube
  3. Analisis video clip Watch “PLATINOEM_the winner.mp4″ on YouTube

Dari analisis diatas diambil kesimpulan bahwa banyak sekali nilai-nilai etika yang perlu dicermati dalam bermusik, khususnya sebuah band. Dan yang saya dapat adalah sebagai berikut:

  1. Etika “penggunaan lagu orang lain” oleh band yang seharusnya membutuhkan izin si-pencipta lagu dan memberikan royalti kepadanya. Namun karena di sini Mas Yovie Widianto sudah menghandle Platinoem dan menggandeng mereka dalam Yovie Widianto Music Factory, maka hal tersebut tidak menjadi permasalahan lagi.
  2. Etika penggunaan lirik “cumbu” dalam video yang kedua dapat mempengaruhi paradigma si pendengar lagu dari segi etika, dan secara tidak langsung berdampak pada si pendengar. Solusi menurut saya adalah: mengganti lirik “cumbu” dengan “rindu” itu lebih halus dan mengena dalam jiwa jika di dengarkan dalam lagu tersebut.
  3. Etika perombakan atau pergantian keluar masuk personil band serta perpindahan label band, ini adalah suatu hal yang sering terjadi dalam band. Solusi: patuhi aturan dan kontrak yang telah disepakati baik individu personil band juga label band itu sendiri agar tidak terjadi kesalahpahaman bahkan masalah yang berlarut-larut.

Dan jika saya diperhadapkan menjadi Manajer band ini, maka saya akan melakukan hal seperti dibawah ini

  1. Memotivasi band ini untuk membuat single dengan konsep “Negara dibangun oleh anak muda” karena dengan single, maka nama Band akan semakin dikenal. Di Indonesia khususnya ada 300.000 yang mendengarkan Ring Back Tone (RBT) tentunya yang tidak melanggar etika bermusik dengan membuat single ciptaan band itu sendiri.
  2. Strategi Promosi dan Publikasi: Karena Platinoem ini terdiri dari anak-anak kuliahan, maka akan menetapkan promosi dan publikasi pada pasar anak kuliah terlebih dahulu untukmenciptakan Brand Image tersendiri dari band Platinoem ini.
  3. Lebih langsung terjun ke lapangan seperti acara Dasyat, Inbox, Tour Luar Kota namun secara Live untuk menjaga eksistensi dan mempertahankan kualitas bermusik dengan tidak lip-syncsaat perform.
  4. Pada event-event hari pahlawan, sumpah pemuda dan hari-hari khusus pemuda, Band akan sering perform karena ada lagu yang berkaitan dengan event tersebut untuk melekatkan Citra dan Karakteristik Band Platinoem di hati para pendengar dan fans.

Hal diatas tidak melanggar etika bermusik dan etika lainnya, serta dapat meningkatkan popularitas, ketertarikan para pendengar musik, penambahan jam terbang band, membuat band ini eksis.